Kurang lebih beginilah jadinya bila seniman foto-video mendokumentasikan apresiasi mereka terhadap Braga Festival 2011, yaitu event festival seni yang diadakan setiap tahun di jalan Braga Bandung. Dalam video pendek ini, beberapa hal mungkin tampak lebih dramatis dan 'terlalu' artistik, tetapi sebuah jalan bersejarah seperti jalan Braga ini memang layak mendapatkan perhatian lebih.. Jalan ini mencatat berbagai cerita, mulai dari kawasan elite 'gaul' di jaman penjajahan Belanda, sampai image sebagai kawasan seni hiburan (lengkap dengan segala kontroversinya sebagai "tempat hiburan alternatif" di malam hari).
Festival yang bertajuk 'Balik Bandung' ini diselenggarakan oleh Pemkot Bandung bekerja sama dengan Forum Estetika Kota (Festa) Bandung pada tanggal 23-25 September yang lalu. Braga Festival ini menampilkan berbagai kreasi pertunjukan dan workshop dari komunitas kreatif kota kembang.
Menurut credit yang ditulis oleh sang videographer, video apik ini adalah ulah kreatif dari Febian Nurrahman Saktinegara bersama teman-temannya, yaitu Adrian Permana Zen, Aldin Meidani Algatia, Ismirahma Fitria, Muhamad Ramdan, Sutiknyo / Tekno Bolang (lostpacker.blogspot.com), dan Raissa R Sarastri.
Selamat berjalan-jalan di jalan Braga ... :)
Festival yang bertajuk 'Balik Bandung' ini diselenggarakan oleh Pemkot Bandung bekerja sama dengan Forum Estetika Kota (Festa) Bandung pada tanggal 23-25 September yang lalu. Braga Festival ini menampilkan berbagai kreasi pertunjukan dan workshop dari komunitas kreatif kota kembang.
Menurut credit yang ditulis oleh sang videographer, video apik ini adalah ulah kreatif dari Febian Nurrahman Saktinegara bersama teman-temannya, yaitu Adrian Permana Zen, Aldin Meidani Algatia, Ismirahma Fitria, Muhamad Ramdan, Sutiknyo / Tekno Bolang (lostpacker.blogspot.com), dan Raissa R Sarastri.
Selamat berjalan-jalan di jalan Braga ... :)
Beberapa orang akan menilai seri ini sebagai sebuah karya yang eksperimental, yaitu ketika elemen-elemen potongan gambar yang tidak wajar, permukaan yang kotor, gambar olahan tangan, doodle, serta distorsi yang kasar dikombinasikan dalam sebuah karya grafis yang tidak biasa. Sepertinya tidak sembarang orang akan bisa atau punya waktu untuk mengapresiasinya. Tetapi ketika label sebesar Wadezig! mewadahinya dalam sebuah media tshirt katun yang diperjual-belikan, mungkin karya abstrak yang sangat ekspresif ini tidak bisa lagi sekedar kita sederhanakan dalam sebutan eksperimen dalam desain.




![]() |
| Wadezig! Partition (by Vhees77) |
Artwork by Vhees77 (Graphic & T Shirts Designer at Wadezig!)
Material :
- 100% cotton combed 30s
- Gramation 80/100
- Charcoal color
- Raster technique print
- Plastisol print
- 100% cotton combed 30s
- Gramation 80/100
- Charcoal color
- Raster technique print
- Plastisol print
Dreambirds Artwear membagikan wallpaper cutting edge yang bisa dipakai untuk mempercantik desktop atau laptop kita... Set wallpaper komputer ini sengaja untuk 'membocorkan' edisi mendatang Dreambirds Artwear (bulan Juli). Bila kita jeli, di folder tersembunyi akan kita temukan sebuah kejutan... sebuah desain kaos rahasia.. Ultra Limited!
Penasaran?? Silahkan klik gambar di bawah untuk men-download-nya...
:)
![]() |
| Free Dreambirds Artwear Wallpapers |
Sekarang ini, di Perancis sedang diselenggarakan pameran istimewa Shepard Fairey. Pameran karya sang desainer dan otak di balik propaganda Obey itu diadakan di sebuah galeri di kota Paris bernama Galerie Magda Danysz. Berikut adalah foto-foto pameran tersebut via highsnobiety ..












![]() |
| 'The Print Show' by Shepard Fairey Photography: Mathieu Vilasco for Highsnobiety.com |
quote for further reading:
“Considered as “the most influential street artist of our time” by the Institute of Contemporary Art of Boston, Shepard Fairey (aka Obey) has always considered posters as a valuable form of art. Relentlessly he has pasted posters all over the world, renewing his visual codes through the years, building up a real language. Today his posters are world famous, became his graphic signature, instantly recognizable. In a show where about 200 prints have been gathered over a period of ten years, one ca, see the mazing amount of refrences and inspirations the artist uses. Mixing Soviet propaganda cause with heavy metal imagery, or psychedelic letterings makes it an incredible testimony of the rise of the graphic culture.”
The exhibition runs from May 7th until June 18th 2011.
Magda Danysz Gallery
78, rue Amelot
Paris 11
Banksy, 'seniman jalanan' kondang dari Inggris beberapa hari yang lalu merilis storyboard episode The Simpsons-nya. Beberapa bulan yang lalu, memang Banksy telah secara resmi mengumumkan kolaborasi Banksy x The Simpson melalui sebuah rilisan video. Dan sekarang, kita semua bisa melihat script humor gelap yang sulit dimengerti ala Banksy mewarnai 'keharmonisan' keluarga Bart Simpson.



Strip storyboard The Simpsons selengkapnya bisa kita lihat di halaman official website Banksy.
Video Banksy x The Simpson by (BanksyFilm / 20th Century Fox)
Adalah seorang seniman kontemporer dari Amrik bernama Shephard Fairey yang bertanggung jawab akan fenomena menyebarnya wajah misterius ini. Wajah Obey ini adalah stilasi muka seorang pegulat bernama Andre The Giant, yaitu seorang pegulat Titan Sport, Inc. / World Wrestling Entertainment (WWE) yang menderita gigantisme.
Lalu apa maksud poster ini dan apa pula maksud kata 'Obey' di dalamnya?. Tidak ada! Poster absurd ini adalah sebuah wacana tanpa arti apapun. Dengan poster ini, Shepard Fairey memancing rasa ingin tahu orang-orang. Ia membuat orang memikirkan apa hubungan antara gambar ini dengan lingkungan di sekitar mereka. Dan memang respon yang muncul berbagai macam, karena mereka yang penasaran akan mencoba menafsirkannya sesuai pemikiran dan pengalaman masing-masing.
Bersama dengan kawan-kawan sekomunitasnya, Shepard Fairey terus menyebarkan gambar Obey The Giant di jalanan dalam bentuk poster, stiker dan grafitti sehingga semakin banyak orang yang memperhatikannya. Di berbagai penjuru kota, gambar-gambar Obey bersaing dengan berbagai reklame, lampu-lampu dan rambu-rambu-rambu lalu lintas merebut perhatian orang banyak. Poster ini menjadi terkenal dan sebagian besar orang mulai menganggapnya mengganggu ketenangan (baca: rebel). Seiring dengan respon ini, maka makin populerlah Obey The Giant. Makin hari, makin banyak anak muda yang menganggapnya sebagai seni urban / seni jalanan yang keren dan heroik tanpa benar-benar memahami latar-belakangnya. Tak banyak pula yang tahu bahwa awalnya poster ini berjudul Andre The Giant Has A Posse, namun gara-gara pihak WWE / Titan Sport, Inc. merasa terganggu karena salah satu image maskot andalan mereka dipakai, maka Shepard Fairey mengubahnya menjadi Obey 'The Giant'.

Tentang Shepard Fairey
Shepard Fairey sendiri adalah seorang desainer kontemporer lulusan Rhode Island School of Design, Amerika. Sama seperti Obey, karya-karyanya kebanyakan bersifat politis dan agak ke-kiri-kiri-an alias berbau subversi dan berbumbu rebel. Selain poster, t-shirt dan stiker propaganda, dia juga merancang berbagai artwork musik, seperti misalnya cover album Led Zeppelin, Smashing Pumpkins, Black Eyed Peas, dsb.





Warna dan komposisi desain Shepard Fairey sering bergaya poster tahun-tahun 70-an era Art Nouveau dan De Stijl. Beberapa kritik sering memprotes teknik dan tindakan peng-copy-annya, tetapi sepertinya memang dia lebih berkonsentrasi pada tema. Ia sering dituduh meniru berbagai karya seni dari masa lampau seperti tengkorak simbol SS Nazi, dan karya art nouveau Ver Sacrum oleh Koloman Moser (1901) dan sebagainya. Tetapi mungkin memang begitulah caranya sebagai seorang seniman dalam memparodikan kondisi sosial yang mengganggu pikirannya. Semua desainnya adalah wacana yang mengundang orang untuk berpikir, merenung dan mengarang cerita. Dan satu tema yang menjadi benang merahnya adalah 'kemanusiaan'. Selain Obey The Giant, desainnya yang terkenal adalah HOPE, yaitu salah satu poster kampanye presiden Amerika Serikat, Barrack Obama
![]() |
| Desain Shepard Fairey yang dituduh menjiplak karya seni klasik era Art Nouveau |
![]() |
| Desain Shepard Fairey yang dituduh menjiplak tengkorak SS Nazi |
| HOPE - Shepard Fairey's Barrack Obama Poster |
Kepopuleran Shepard Fairey tidak bisa lepas dari budaya seni urban, terutama skateboarding dan seni mural. Adalah komunitas skateboarder dan penggemar grafiti jugalah yang ikut menyebarkan virus Obey The Giant. Penyebaran secara viral berbasis komunitas yang dipadukan dengan absurditas dan 'kecuekan' konsep desain Obey benar-benar berefek luar biasa. Obey menjadi produk merchandise yang laris-manis diperjual-belikan. Fansnya menyebar di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Anda juga mungkin...
sumber gambar
Bagaimana bila Adidas Originals berkolaborasi dengan Facebook dan Twitter, yang notabene adalah situs pertemanan paling hot saat ini? Itulah pertanyaan kreatif yang dipikirkan Gerry McKay, seorang desainer web asal Inggris, saat dia merancang konsep dua seri Sepatu Adidas Superstars yang bertemakan Facebook dan Twitter.
Rancangan kedua sepatu Adidas Superstar versi McKay ini mencantumkan logo Facebook dan siluet burung Twitter. Seperti yang bisa kita lihat di gambar di bawah, komposisi warnanya didominasi warna biru, mengikuti konsep warna desain website Facebook dan Twitter.
![]() |
| Gerry Mc Kay's Adidas Twitter Superstars Design |
![]() |
| Gerry McKay's Adidas Facebook Superstars Design |
Di bagian sisi dalam sepatu Adidas Facebook Superstars tercetak tulisan slogan about Facebook, yaitu :
'Facebook is a social utility that connects you with the people around you' dan 'Making the world open and connected'.
Di bagian lidah sepatunya yang berwarna biru terdapat logo Adidas Originals dan logo Facebook, yang ditujukan sebagai tanda kolaborasi Adidas x Facebook.
![]() |
| Gerry McKay's Adidas Facebook and Twitter Superstars Concept Design |
Desain rancangan Gerry McKay ini bisa dibilang simple and clean. Paduan warnanya juga sangat pas. Mungkin hal ini yang membuat idenya menjadi bahan pembicaraan di internet.
Dan mungkin juga sebentar lagi akan ada desainer gokil Indonesia yang terinspirasi membuat konsep sepatu Adidas edisi Kaskus ?
(:
image source :
Gerry McKay's account on Behance
Berangkat dari imajinasi mengenai kehancuran dunia akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh ulah manusia sendiri, maka Dave DeGobbi, seorang pecinta Lego dari Canada, membangun sebuah miniatur kota masa depan dari Lego. Kota mainan ini bernama 'Crawler Town'. Kreasinya ini benar-benar unik karena sangat detail, rumit dan konseptual. Dave berkata bahwa kreasi Lego-nya ini bertema 'eco-punk' yaitu kehidupan ketika manusia sudah kebingungan menghemat dan mencari sumber energi untuk mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Mereka membuat teknologi infrastruktur yang ramah lingkungan sekaligus menyenangkan. Karena bagaimanapun manusia tetap adalah makhluk yang perlu mencari kesenangan dalam hidupnya.


Kota ini memanfaatkan bahan bakar panel penangkap tenaga matahari, turbin angin dan hydrogen cells. Konstruksinya bangunan Crawler Town pun sangat kompleks. Dari sini bisa kita bayangkan berapa lama Dave DeGobbi merancang dan membangun karya Lego-nya ini.
Berikut adalah deskripsi dari Dave De Gobbi sendiri mengenai sejarah karya lego Crawler Town -nya :
"Crawler town roams the barren wastes of a post steam-punk world after cataclysmic climate change do to excessive coal use. Several such cities exist but Crawler town is the most popular due to the Aero 500 hydrogen fuel cell Air races that are held. Many people travel the wastes to Crawler town for vacation and to enjoy rare luxuries like Pizza, fresh vegetables and Beer. Travelling the wastes in search of minerals and aquifers ( vital for survival) the mobility of the city keeps it away from the vicious sand storms of the wastes"

![]() |
| all lego images (c) 2010 Dave DeGobbi on Flickr |
Sepertinya ini adalah cara yang unik dan menyenangkan dari seorang artis Lego dalam menyikapi isu global warming dan perubahan iklim dunia. Gambar-gambar Lego 'Crawler Town' selengkapnya bisa kamu lihat di album foto di account Flickr Dave De Gobbi.
Melalui blog-nya, Gantibaju.com mengajak kita semua untuk bersikap pro-aktif mengulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara kita korban bencana beruntun yang menerpa Indonesia. Di bawah ini adalah kutipan mengenai program 'Let's Pray for Indonesia', langsung dari gantibaju.com :
"
Let's Pray for Indonesia
Minggu ini merupakan minggu yang berat bagi Indonesia. Diawali dengan banjir yang menghebohkan kota Jakarta, diikuti gelombang tsunami yang meluluh lantakkan Mentawai, dan ditambah dengan aksi vulkanik Gunung Merapi yang kembali aktif. Korban jiwa berjatuhan. Bumi pertiwi bersedih. Namun, ini saat yang tepat untuk berhenti berduka, dan mengambil tindakan.
Kami dari team Gantibaju.com mengajak para Gaban sekalian untuk ikut aktif dalam membantu para korban. Kaos “Let’s pray for Indonesia” merupakan perwujudan bela sungkawa kami terhadap berbagai bencana yang menimpa negara kita belakangan ini. Kaos ini merupakan hasil karya Ahmad Madani, salah seorang desainer Gantibaju.com, dan hanya akan dicetak sebanyak 100 kaos saja.
Jika kamu berminat untuk ikut menyumbang bersama Gantibaju.com, kaos “Let’s Pray For Indonesia” bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 100.000,- saja. Kami tidak menutup kesempatan jika kamu ingin menyumbang lebih dari harga yang kami tentukan, karena seluruh keuntungan dari penjualan kaos “Let’s pray for Indonesia” akan kami sumbangkan langsung ke Palang Merah Indonesia, tanpa mengambil untung sepeser pun.
Kamu dapat memesan kaos ini hanya dengan mengirimkan email ke halo@gantibaju.com berisi nama, ukuran, jenis kelamin, telpon, alamat, dan jumlah uang yang kamu transfer disertai subject email [Let's pray for Indonesia] untuk mempermudah pengecekan e-mail. Kaos akan dikirimkan langsung ke pintu rumah anda begitu proses produksi selesai.
Kamu juga bisa memesan kaos “Let’s pray for Indonesia” langsung di booth Coinachance pada acara Pesta Blogger 2010.
Kaos “Let’s Pray for Indonesia” mungkin cuma sebagian kecil dari apa yang bisa kita lakukan terhadap saudara-saudara sebangsa setanah air kita yang terkena musibah. Tapi ini bisa menjadi titik awal kita untuk berpartisipasi, bersama-sama menggerakkan hati untuk mendorong kepedulian kepada mereka yang membutuhkan. Spread the words, share the chance to give something more to our country.
Last but not least.. Let’s pray for Indonesia.
"
source: Gantibaju.com's blog
Artikel Terkait:
Rayakan Natal bersama Teman, Pasangan, atau Keluarga dengan Kaos Rohani Kristen ini
John Woo, seniman 'lancang' dari Hongkong yang beberapa waktu lalu iseng mendandani tokoh-tokoh Star Wars kembali beraksi. Kali ini korbannya adalah Edward Scissorhand. John Woo me-make-over penampilan Edward Scissorhand dengan outfit dari Band of Outsiders. Sebenarnya ini bukan sesuatu yang bisa dibilang ekstrim atau inovatif, mengingat image brand Band of Outsiders tidak terlalu jauh dengan image film-film Tim Burton. Sudah dari dulu si tangan gunting ini bergaya klasik.. Mungkin seharusnya John Woo mencoba menyisir rambut nya ..
![]() |
| Edward Scissorhand wears Band of Outsiders by John Woo / Wooszoo |
Related Article:






















